Senin, 03 Desember 2018

Tumpukan Sampah di Sepanjang Kali Aji mulai Dibersihkan Kerja bakti membersihkan sampah di Kali Aji Kaliwungu Selatan


  

Puluhan warga bersama TNI, Polri dan petugas Kecamatan Kaliwungu Selatan serta anggota Pemuda Pancasila melakukan kerja bakti membersihkan sampah di sepanjang Kali Aji Desa Plantaran Kaliwungu Selatan Jumat (30/11/2018) pagi. Banyaknya sampah yang menumpuk di sepanjang sungai tersebut, tidak bisa dibersihkan dalam satu kali kerja bakti, apalagi hanya dilakukan secara manual. Perlu alat berat untuk bisa mengangkat sampah-sampah secara maksimal.

 

Sekretaris Camat Kaliwungu Selatan, Krenggo Karjilah mengatakan, sebenarnya dari pihak Dinas PUPR Kendal siap mengerahkan alat berat, namun karena jalan di sebelah sungai kondisinya baru diperbaiki, sehingga belum bisa didatangkan. Rencananya akan dilakukan kerja bakti secara kontinyu agar kondisi sungai normal kembali. Rencana lainnya adalah akan meminta seluruh dasawisma untuk bisa mengelola sampah, sehingga tidak dibuang begitu saja, namun bisa dimanfaatkan.

 

"Dari Dinas PUPR sudah datang ke lokasi ini, namun karena jalan di sebelah sungai kondisinya baru diperbaiki, sehingga untuk saat ini belum bisa mendatangkan alat berat," katanya.

 

Sementara Danramil Kaliwungu Kapten Widodo  mengatakan, pihaknya mengerahkan 10 anggotanya untuk kerja bakti membantu membersihkan sampah di Kali Aji. Melihat banyaknya sampah di sungai, Kapten Widodo mengimbau kepada masyarakat agar tidak membuang sampah di sungai. Hal ini selain membuat sungai menjadi kotor dan bisa menjadi sumber penyakit, sampah-sampah di sungai juga bisa membuat sungai menjadi dangkal dan aliran menjadi tersumbat, sehingga bisa menimbulkan banjir.

 

"Yang sangat diharapkan bagi masyarakat agar tidak lagi membuang sampah sembarangan di sungai, maka Kami akan terus mengimbau kepada masyarakat," ujarnya.

Rabu, 28 November 2018

Kodim 0715/Kendal membentuk Pramuka yang berbakti.

                                                    


Meski hari Minggu yang seharusnya para pelajar libur dan bersantai di rumah, itu tidak berlaku bagi para Pramuka Sakawira binaan Kodim 0715/Kendal.

Hari libur justru digunakan mereka untuk mengisi kegiatan ketrampilan dan kegiatan yang bersifat belajar.

Kita apresiasi semangat adik-adik Pramuka ini  Hari libur yang seharusnya untuk bersantai di rumah, ia gunakan untuk latihan Kepramukaan,Jadi kegiatan ini tidak menggangu waktu sekolah. Jika Minggu seperti ini, mereka berkumpul di suatu tempat bersama-sama berkemah dan melakukan kegiatan yang bisa menambah pengalaman juga ketrampilan,capek letih tak mereka rasakan semangat pantang menyerah dan juga semangat untuk bisa berbuat yang terbaik tumbuh besar di hati para anggota sakawira ini" ungkap Pasiter Kodim 0715/Kendal (Kapten Inf Sudar ).

"Anggota Pramuka adalah para siswa SMA sederajat yang ada di Kabupaten Kendal yang menjadi anggota binaan Kodim o715/Kendal  mereka tidak satu sekolah. Namun berasal dari berbagai sekolah,bukti nyata Pramuka membentuk jiwa dan sosok pemuda yang berbakti. Kendal (27/11).

Kodim 0715/Kendal aktif dalam Pramuka

                                           


Berkemah memang memiliki arti tersendiri bagi seorang pramuka sejati. seorang pramuka akan membawa berjuta kesan disaat ia baru pulang berkemah di alam terbuka untuk yang pertama kalinya. Kesan menggembirakan, menyedihkan dan bahkan mengharukan berkecamuk menjadi satu dalam kenangan yang tak terlupakan.

Tapi suatu perkemahan jika tidak disiapkan dengan sangat matang, juga akan berasa hambar. oleh karena itu seorang pembina harus benar-benar mampu mengemas jadwal kegiatan sedemikian rupa agar para adik didik nantinya dapat mengantongi berjuta kesan tersebut.

Kodim 0715/Kendal melalui stafter menggalang dan mengikut sertakan anggota untuk mengikuti persami se jawa tengah yang di adakan di bumi Bantir yang di tunjuk sebagai pembina Serma Rokhimin anggota Ramil 13 Boja dengan membawa 18 anggota sakawira Kendal(18/11).

Selasa, 27 November 2018

Pedagang Pasar Sore Kaliwungu Adakan Santunan Anak Yatim di Ultah PEPAK


 

Kendal - Dalam rangka memperingati ulang tahun yang ke 22 tahun, Persatuan Pedagang Alun-alun Kaliwungu atau PEPAK, para pedagang yang berjualan di seputaran alun – alun pasar sore Kaliwungu menggelar acara santunan anak yatim piatu, sekaligus pengajian yang di gelar di area alun – alun pasar sore Kaliwungu Kabupaten Kendal Senin malam, 26/11/18.

 

Hal ini dilakukan sebagai wujud rasa sukur pada Tuhan YME dan juga kepekaan sosial para pedagang pasar sore terhadap lingkungan dan kehidupan anak – anak yatim di wilayah kecamatan Kaliwungu dan sekitarnya.

 

Hadir dalam acara tersebut Forkompincam, Polsek, Danramil , tokoh ulama, para pedagang, warga masyarakat dan para anak yatim sejumlah 50 orang, yang nantinya setiap anak mendapatkan 50 ribu Rupiah.

 

Sedangkan sumber dana dari iuran rutin dari para pedagang yang ada di alun alun Kaliwungu yang di Galang setiap seminggu sekali secara sukarela.

 

Sedangkan untuk pengajianya mengundang penceramah KH.Doeri Asyari, dengan di meriahkan salah satu grup rebana dari Kota Kaliwungu.

 

Mahfud ketua paguyuban pedangang PEPAK, di sela – sela acara tersebut, memaparkan kepada media bahwa, " acara ini di adakan pertama untuk siar agama Islam, selanjutnya untuk kemanusiaan cinta kasih pada sesama terutama pada anak anak yatim piatu", terangnya.

 

Lebih lanjut Ia manabahkan dan berharap," harapan saya kedepanya umat Islam khususnya yang ada di kota Kaliwungu ini dan umumnya yang ada di kabupaten kendal dan Nusantara lebih menjaga tali silaturahmi dan ukuwah islamiyah nya,harap Mahfud.



Sumber : medianasional.id

Senin, 26 November 2018

Setetes Darahmu Sangat berarti untuk orang lain.

                                   


Kodim 0715/Kendal mengelar acara donor darah bersama PMI Kendal dalam rangka Bhakti Sosial  Hari Juang Kartika tahun 2018 di Saeiin hotel yang di ikuti kurang lebih 150 pendonor yang terdiri dari TNI dan masyarakat ,Sabtu (24/11).

Kegiatan donor darah merupakan salah satu kegiatan yang dibutuhkan di Indonesia, karena menurut Departemen Kesehatan Indonesia  ketersediaan kantong darah di Indonesia saat ini masih belum memenuhi kebutuhan standar World Health Organization (WHO).yaitu sekitar 5,1 juta kantong darah pertahun (2% jumlah penduduk Indonesia), sedangkan produksi darah dan komponennya saat ini sebanyak 4,1 juta kantong dari 3,4 juta donasi. Dari jumlah darah yang tersedia, 90% di antaranya berasal dari donasi/donor sukarela.

Donor sukarela adalah pendonor yang memberikan darah, plasma atau komponen darah lainnya atas kehendaknya dan tidak menerima pembayaran, baik dalam bentuk tunai atau hal lainnya sebagai pengganti uang. Berdasarkan motivasinya ada empat jenis  donor yang diperbolehkan salah satunya donor sukarela tersebut, donor lainnya yaitu donor keluarga/pengganti, donor bayaran, donor plasma khusus.

Donor darah secara teratur diketahui dapat menurunkan kekentalan darah. Kekentalan darah merupakan salah satu faktor yang berperan dalam meningkatkan risiko terkena penyakit jantung. Selain itu, donor darah juga membantu membuang kelebihan zat besi yang terdapat dalam tubuh. Zat besi yang berlebihan dalam darah dapat menyebabkan oksidasi kolesterol. Hasil dari proses oksidasi tersebut dapat menumpuk pada dinding arteri dan meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung dan stroke. Melalui donor darah, kadar zat besi dalam tubuh dapat menjadi lebih stabil dan menurunkan risiko terkena penyakit jantung dan pembuluh darah.

Korem 073/Mkt Tutup Karya Bakti Rehab Panti Asuhan Masithoh

  Salatiga, 25 April 2025 – Kegiatan Karya Bakti TNI untuk merehabilitasi Panti Asuhan Masithoh di Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, resmi d...