Senin, 06 Mei 2019

Komunikasi sosial tidak boleh membedakan Agama ,Suku dan Ras .

                                          


Dalam rangka lebih mendekatkan diri dengan masyarakat di wilayah serta meningkatkan Kemanunggalan TNI Rakyat, Kodim 0715/Kendal menggelar Komunikasi Sosial (Komsos) di wilayah Binaan Kecamatan Cepiring Kab Kendal.

Dandim 0715/Kendal mengatakan, tujuan dilaksanakan Komsos dengan warga tersebut adalah untuk mempererat tali silaturahmi, menyamakan persepsi serta kerjasama yang erat dalam rangka mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat.

"Sebagai seorang TNI, kami harus bisa membangun komunikasi yang kuat dan erat dengan masyarakat berbagai elemen guna mewujudkan tugas pokok TNI AD di Komando Kewilayahan," katanya, Sabtu  (04/05/2019).

Selain itu, tujuan Komsos untuk dekat dengan warga masyarakat guna menumbuhkan hubungan erat antara TNI dan masyarakat dan juga mempunyai  tugas dan tanggung jawab sebagai pembina dan penangggung jawab di wilayah yang sudah menjadi tugas dan tanggung jawab  selain dikemiliteran sebagai upaya pembinaan jaring-jaring komunikasi kewilyahan, harus selalu ada senyum sapa kepada semua orang tanpa membedakan suku agama dan juga ras.

Tanamkan niat kita IBADAH dalam mengikuti kegiatan sosial.

                               


 Guna menunjang tugas pokok TNI AD melalui satuan kewilayahan dan mendukung program pemerintahan Kodim 0715/Kendal menggelar komunikasi sosial (Komsos) dengan segenap komponen masyarakat se-wilayah Kecamatan Cepiring  bertempat di gedung pertemuan Pabrik Gula Nusantara Cepiring Sabtu  (04/05/19).

Dengan tema "Melalui Komunikasi Sosial  Kita Tingkatkan Sinergitas Dan Kerjasama Guna Menyiapkan Wilayah Pertahanan Dan Kekuatan Pendukungnya Untuk Tercapainya Tugas Pokok TNI AD."

Komandan Kodim 0715/Kendal Letkol Inf Ginda Mohammad Ginanjar  dalam sambutannya mengatakan, Komsos dengan masyarakat dari berbagai elemen ini bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan komunikasi ,Tali silahturahmi dengan aparat pemerintah sehingga terwujudnya ikatan yang harmonis dan terjaga antar kita semua ,juga kita niatkan ibadah.

"Selain itu juga tujuan Komsos ini untuk menjalin kerja sama antara Pihak TNI, Polri dan Aparat Pemerintahan serta masyarakat  di daerah demi menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI," ujarnya.

Komunikasi sosial Kodim 0715/Kendal.

                                              


 Guna menunjang tugas pokok TNI AD melalui satuan kewilayahan dan mendukung program pemerintahan Kodim 0715/Kendal menggelar komunikasi sosial (Komsos) dengan aparat Pemerintahan se-wilayah Kecamatan Rowosari  bertempat di gedung pertemuan Kecamatan Rowosari Jumat (03/05/19).

Dengan tema "Melalui Komunikasi Sosial Dengan Aparat Pemerintah, Kita Tingkatkan Sinergitas Dan Kerjasama Guna Menyiapkan Wilayah Pertahanan Dan Kekuatan Pendukungnya Untuk Tercapainya Tugas Pokok TNI AD."

Komandan Kodim 0715/Kendal Letkol Inf Ginda Mohammad Ginanjar  dalam sambutannya mengatakan, Komsos dengan aparat pemerintah ini bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan komunikasi dengan aparat pemerintah sehingga terwujudnya ikatan yang harmonis dan terjaganya tali silahturahmi antar kita semua ,juga kita niatkan ibadah.

"Selain itu juga tujuan Komsos ini untuk menjalin kerja sama antara Pihak TNI, Polri dan Aparat Pemerintahan di daerah demi menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI," ujarnya.

Lebih lanjut Dandim menyampaikan, " Pelaksanaan Pemilu di wilayah Kabupaten Kendal dapat berjalan dengan aman dan lancar sehingga kundusifitas wilayah di Kabupaten  tetap terjaga dengan baik .Dandim juga mengajak seluruh aparat pemerintah agar terus meningkatkan kerjasama dan sinergitas dengan TNI, Polri dan Instansi terkait serta seluruh komponen masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Nganjuk khususnya setelah pelaksanaan Pemilu tahun 2019.

Menembak Bekal pokok Kemampuan Prajurit TNI.

                                            


Kendal, Kamis (05/04/2019) Kodim 0715/Kendal  pada program latihan Triwulan II tahun 2019 ini menggelar latihan menembak senjata ringan bertempat dilapangan tembak Sojomerto Gemuh. Dalam latihan menembak yang  dilaksanakan selama tiga hari  diikuti oleh seluruh prajurit Kodim 0715/Kendal. Sebagai Komandan Latihan adalah Pasi Ops  Kapten Inf Sofyan Amirudin  dan sebagai Perwira Koordinator menembak adalah Kapten Inf Subkhan.Dandim 0715/Kendal Letkol Inf Ginda Mohammad Ginanjar  melalui Pasi Ops  menyampaikan, " Latihan menembak pada Triwulan IV tahun 2015 ini adalah program latihan dari komando atas yang harus dilaksanakan dengan tujuan agar kemampuan masing-masing prajurit dalam bidang menembak tetap terjaga dengan hasil nilai sesuai yang diharapkan yaitu nilai kategori lulus adalah 75. Apabila ada prajurit yang belum mencapai nilai kategori lulus, akan dilakukan pengulangan sampai prajurit tersebut bisa mencapai nilai kategori lulus ".

Untuk menembak senjata laras panjang jenis SS1 Caliber 5,56 mm diikuti oleh seluruh prajurit mulai dari Perwira, Bintara dan Tamtama, sedangkan untuk menembak senjata laras pendek Pistol FN-46 Caliber 9 mm hanya diperuntukkan bagi para Perwira dan Bintara yang menduduki jabatan Intelijen.

Mengasah Kemampuan dalam Latihan.

                                            


Kendal, Kamis (04/04/2019) Kodim 0715/Kendal  pada program latihan Triwulan II tahun 2019 ini menggelar latihan menembak senjata ringan bertempat dilapangan tembak Sojomerto Gemuh. Dalam latihan menembak yang  dilaksanakan selama tiga hari  diikuti oleh seluruh prajurit Kodim 0715/Kendal. Sebagai Komandan Latihan adalah Pasi Ops  Kapten Inf Sofyan Amirudin  dan sebagai Perwira Koordinator menembak adalah Kapten Inf Subkhan.

Dalam latihan menembak kali ini prajurit Kodim 0715/Kendal menggunakan senjata laras panjang jenis SS1 Caliber 5,56 mm dan senjata laras pendek jenis Pistol FN 46 Caliber 9 mm. Untuk materi menembak yang harus dilaksanakan adalah setiap prajurit harus mampu menembak dengan jarak 100 meter dalam tiga sikap yaitu sikap tiarap, sikap duduk dan sikap berdiri. Setiap prajurit dibekali 50 butir peluru dengan tahapan 10 butir tembakan koreksi, 30 butir tembakan penilaian yang terbagi dalam tiga sikap (tiarap, duduk, berdiiri) dan 10 butir untuk tembakan evaluasi. Sedangkan untuk menembak Pistol, masing-masing prajurit dibekali 16 butir peluru untuk menembak dengan sikap berdiri jarak 25 meter dengan tahapan 6 butir tembakan koreksi dan 10 butir tembakan penilaian.

Korem 073/Mkt Tutup Karya Bakti Rehab Panti Asuhan Masithoh

  Salatiga, 25 April 2025 – Kegiatan Karya Bakti TNI untuk merehabilitasi Panti Asuhan Masithoh di Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, resmi d...